Catatan Roiza

Sebuah catatan perjalanan, gaya hidup & inspirasi keluarga
kesehatan

Sehat dan Cegah Panas Dalam dengan Makan Buah

September 21, 2017

Sudah tiga hari ini rasanya badan pada linu-linu. Enggak hanya saya, suami sama anak juga ikutan enggak  enak badan. Cirinya juga sama. Sakit tenggorokan, susah untuk menelan makanan, dan sariawan. Kebanyakan orang menyebut penyakit ini sebagai panas dalam. Namun dalam dunia kedokteran istilah panas dalam ini tidak ada atau salah kaprah. Panas dalam ini sebenarnya bukanlah penyakit, tapi gejala yang timbul dari suatu penyakit.

Mengalami panas dalam atau gejala panas dalam memang tidak mengenakkan. Rasanya panas disekitar tenggorokan sampai ke dada. Memang panas dalam erat kaitannya dengan masalah pencernaan. Ada banyak penyebab kenapa seseorang bisa terkena panas dalam. Mulai dari kekurangan vitamin C, dehidrasi, kelelahan dan kurang istirahat sampai dengan pola makan yang kurang sehat.

Nah jika Bunda mengalami hal seperti ini kemungkinan besar bisa terserang panas dalam. Panas dalam bisa  menyerang siapa saja, tak peduli tua ataupun muda. Biasanya panas dalam ditandai dengan sariawan, susah menelan makanan, nyeri ditenggorokan dan masih banyak ciri lainnya.

Hal apa yang perlu dilakukan, jika memang panas dalam telah menyerang? Tentu mengobati jauh lebih penting, namun yang enggak kalah penting juga adalah mencegah panas dalam datang kembali. Bagaimanapun juga mencegah jauh lebih baik dari pada mengobati bukan?

Benernya ada banyak cara lho Bun untuk mencegah dan mengobati panas dalam. Saya sendiri secara pribadi lebih suka dengan cara yang alami, meski butuh proses yang agak lama untuk bisa enakan alias sembuh. Jarang sekali beli obat kalau benar-benar dirasa belum membutuhkan. Pasalnya pengalaman dulu, pernah terkena panas dalam itu sampai enggak bisa bicara, karena memang urgent belilah saya obat ke apotik. Emang sih…lansung cepet terasa hasilnya. Langsung cepat enakan, tapi baru sekitar 2 hari kumat lagi, buat menelan makanan dan bicara itu sakit sekali.

Mungkin salah saya juga kenapa enggak periksa langsung saja ke dokter. Dari pengalaman yang sering terkena panas dalam, saya sering mengamati dan sedikit demi sedikit mengerti akan polanya. Dan benar saja apa kata buku-buku kesehatan yang saya baca bahwa panas dalam itu bisa dipengaruhi oleh pola makan dan pola hidup yang tak sehat.

Iya pola makan dan hidup sehat ini sangat berpengaruh sekali. Mengonsumsi makanan pedas, makanan yang terlalu panas dan atau dingin, gorengan secara berlebihan bisa menyebabkan panas dalam. Apalagi jika memang sudah terkena, maka menghindari makanan pedas, terlalu panas atau dingin, dan gorengan wajib dilakukan. Pasalnya kalau tidak, hal ini justru akan memperparah panas dalam yang terjadi. Ujung-ujungnya bisa terkena radang tenggorokan.

Biasanya saya kalau sudah terkena radang ini justru makin susah mengobatinya. Pasalnya setiap kita bicara keras sedikit atau terlalu lama berbicara, maka tenggorokan akan terasa sakit sekali meski sebelumnya sudah agak enakan. Semisal kalau harus mengajar. Haduh…untuk bersuara rasanya susah sekali. Hehehe…

Sekedar berbagi pengalaman saja, biasanya kalau sudah begini saya suka genjot dengan memakan buah-buahan dan sayuran. Tentunya buah yang banyak mengandung vitamin C. Seperti layaknya jeruk, jambu biji, tomat, pisang dan banyak ya macam lainnya. Kalau saya paling suka makan pisang dan jambu bijinya. Selain itu saya imbangi juga dengan mengonsumsi air kelapa muda. Ini bagus sekali untuk memulihkan kondisi tubuh, mengganti ion dan mencegah dehidrasi. Ingatkan salah satu penyebab panas dalam itu bisa kekurangan vitamin C, dehidrasi dan kelelahan. Maka dari itu solusinya bisa dengan memakan buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin C, mengonsumsi air kelapa muda sebagai pengganti ion tubuh yang hilang dan tentunya jangan lupa untuk istirahat dengan cukup. Jangan banyak bergadang ya Bun…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!