Catatan Roiza

Sebuah catatan perjalanan, gaya hidup & inspirasi keluarga
parenting

Kekuatan Dongeng, Membius Anak Agar Tak Malas Mandi

Juli 21, 2017

Yeah, alhamdulillah akhirnya si sulung mau mandi juga. Senangnya kebangetan nih setelah semua bujuk rayu dan gombalan maut tak mampu meruntuhkan pendiriannya untuk malas mandi. Susah-susah gampang memang, ngajakin anak untuk mandi. Kadang mau kadang juga enggak. Banyak enggaknya mungkin. hehehe… namanya juga anak-anak. Selalu saja banyak alasan kalau diminta untuk mandi. Alasan yang terkadang terdengar konyol, hingga yang tadi Bundanya ingin marah jadi ingin tertawa mendengar jawaban sang anak.

Iya si sulung ini selalu ada saja jawabannya kalau diminta mandi. Entah bilang memang mau kemana kok harus mandi. Kalau ditanya sudah mandi apa belum terkadang jawabnya nyeleneh, udah mandi tapi kemarin sore dan lain sebagainya. Ini anaknya yang kebangetan atau Bundanya yang kebangetan tak tahunya. He… tapi itulah si una putri kecilku yang berusia 2,5 tahun. Bunda, pasti pernah mengalami hal yang sama bukan?

Saya rasa anak malas mandi merupakan salah satu fase atau proses kehidupan yang harus dilalui anak sebagai bagian dari tumbuh kembangnya. Tinggal bagaimana orang tua pandai-pandai mencari cara agar tak kalah pintar dengan anaknya atau tidak. Pasalnya anak zaman sekarang pada pintar-pintar ketimbang anak tempo dulu segenerasi simboknya ini.

Sebagaimana yang saya alami, pengalaman mengasuh si kecil una yang agak susah kalau diminta untuk mandi dan gosok gigi. Sekalipun itu dimandiin sama Bunda dan Ayahnya, tetap saja menolak. Terkadang bahkan sampai memberontak. Mengeluh dengan sikap anak yang demikian? Tentu, sedikit banyak sebagai orang tua pasti ada rasa seperti itu. Namun bagi saya itu semua bukanlah sebuah keluhan. Mungkin inilah cara Tuhan mendidik saya agar menjadi orang tua yang baik dan lebih bijak pada anak. Anggap saja Tuhan sedang memberi pahala lebih pada kita. so, Bunda yang merasa susah mendidik anak jangan jadikan hal itu sebagai keluhan ya. Kita sebagai orang tua pun harus belajar juga pada anak.

Melihat dan mengamati sikap dan perilaku anak, membuat saya sebagai orang tuanya tahu betul dengan tingkah polahnya. Dari sinilah saya belajar mencari cara agar anak mau mandi dan tak malas lagi. Mulai dari membawa mainannya untuk diajak mandi, membiarkannya terlebih dahulu bermain air sampai terakhir ini yang bisa membuatnya mau bergegas mandi dan gosok gigi.

Ya saya coba gunakan teknik bercerita atau mendongeng. Kebetulan dulu saya pernah melihat video Sali dan saliha sebagaimana yang ada di buku halo balita. Berkisah tentang mandi sendiri dan sakit gigi.

Mengadobsi dari cerita tersebut ditambah khayalan fantasi-fantasi sedikit, saya ajak ia bicara, ngobrol sana-sini cerita kegiatannya tadi dan main apa. Membawakannya beberapa mainan sambil menggiringnya ke kamar mandi. Sangking asyiknya mendongeng dan bercerita dengan anak dan melibatkannya, tanpa sadar ia pun menuruti apa yang saya katakan.

Semisal saya bercerita tentang saliha yang enggak bisa makan karena sakit gigi. Terus sang Bunda mencoba untuk memeriksanya.

“Coba dek mulutnya dibuka, dilihatin dulu giginya, eh ternyata ada makanan yang menempel. Itu tuh yang bikin giginya jadi sakit karena ada kumannya. Ayo buka mulutnya lagi, giginya digosok Bunda ya pakai sikat gigi.”

Dengan mengajaknya berbicara seperti itu, memberikan dongeng-dongeng nasehat dan melibatkan emosinya membuat anak merasa nyaman serasa memasuki dunianya sendiri. Bunda juga bisa melakukan hal sama. ATM saja…  amati, tiru dan modifikasi sesuai dengan kebutuhan dan karakter anak. Tidak ada yang lebih tahu kan Bun, kebiasaan dan tingkah laku anak selain orang tuanya sendiri. Sesuaikan gaya pengajaran dan mendidik Bunda dengan karakter dan gaya belajar mereka. Insyaallah akan menemukan gaya pengajaran dan mendidik anak yang pas, tepat sesuai dengan karakter mereka.

Pola pendidikan anak yang tepat akan mampu mengembangkan potensi anak jauh lebih baik dan terarah. Bunda sebagai madrasah pertama adalah pendidik dan tempat belajar utama bagi anak. So, become the best role model ya Bun.

 

  1. Setuju Mbak..memang kebutuhan dan karakter anak berbeda, dan orang tuanyanya lah yang paling mengerti cara tepat untuk menangani. Tips yang oke nih biar anak nggak malas mandi lagi. TFS Mbak 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!